susahnya Fazlina hidup macamni
bangunlah jangan paksa diri lagi
boleh tak kalau sehari lupakan masalah sendiri
have fun dengan kawan2 sekeliling yang sentiasa melindungi
penat bergaduh dengan diri sendiri
hati, naluri, perasaan semua tak dapat bekerja sesama sendiri
berapa lama lagi nak pendamkan hal ni..
ya Allah, tabahkan aku hadapi semua ini, duniawi...
penat aku, tangis aku, biar aku sendiri yang tahu
senyum aku yang mereka suka,
lalu aku lemparkan senyuman penutup duka lara
ketawa aku mereka harapkan
lalu aku menghilai bagai lupa dunia
andai yang memahami ada di sisi
sudah lama aku lepaskan tangis yang menyeksa diri
sudah lama aku ceritakan sendu yang aku tahan dari dulu lagi
beruntunglah mereka yang bahagia dari kecil lagi
disayangi dibelai dilayan bagaikan puteri
aku sudah hidup berdikari dari kecil lagi
membuat keputusan sendiri
tiada siapa yang endah ambil peduli
ya Allah, ujianMu cukup menyeksa diri ini
batinku lemah tak habis menangis meraung sendiri
banyak harapanku musnah namun aku tetap gagahkan diri
apa yang dapat aku harapkan dari dunia ini selain redhaMu Allah?
aku hanya memiliki apa yang sementara
sungguh Allah sayang aku lalu dilimpahkan masalah dunia.
Allah, sungguh Engkau amat baik hati
Engkau tunjukkan aku kasihsayangMu banyakkk sekali
kerana kasihMu, ujianMu,
baru aku bangkit pada malam hari
menangis sujud di hadapan Ilahi
tangisku senduku segalanya aku adukan padaMu
sungguh Engkaulah kekasih hatiku yang sejati
sentiasa disamping memerhati dan mengawasi
ya Allah, jika Engkau tidak pernah penat untuk dengar rintihanku
izinkan aku mengadu berjuta kali
hanya Engkau yang memahami
betapa sedihnya aku setiap hari
menahan derita sejak azali
sakitnya diri ini tak pernah ada yang memahami
benar, tiada sesiapa yang lebih memahami, selain daripada diriMu.
hamba hina yang sering lupa diri
No comments:
Post a Comment